Kata Kunci

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani

MK pun Bersihkan DPD dari Parpol!

KIAN mencolok dominasi orang parpol di kepemimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Mahkamah Konstitusi (MK) pun akhirnya membersihkan DPD dari parpol dan mengembalikan hakikat DPD sebagai perwakilan daerah. Pengurus parpol dilarang jadi calon anggota DPD. Lewat uji materi Pasal 128 Huruf l UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang diajukan Muhammad Hafidz, MK memperjelas frasa "pekerjaan lain" yang dimaksud tidak boleh menjadi anggota DPD itu, termasuk pengurus parpol. "Mahkamah penting menegaskan bahwa pengurus adalah mulai dari pusat sampai paling rendah sesuai struktur organisasi parpol," ujar Hakim MK I Gede Palguna di sidang pleno MK. (Kompas.com, 23/7) Menurut dia, MK konsisten dengan putusan-putusan terdahulu bahwa pengurus parpol tidak diperbolehkan menjadi anggota DPD. MK menyatakan Pasal 182 Huruf l UU Pemilu yang memuat syarat bagi calon anggota DPD tidak boleh memiliki “pekerjaan lain” yang menimbulkan ketidakpastian hukum dan inkonstitusional. Oleh karena itu, mahkamah menilai frasa tersebut harus dimaknai dengan "mencakup pula pengurus parpol." "Apakah perseorangan WNI yang sekaligus pengurus parpol dapat atau boleh menjadi calon anggota DPD, sehingga bertentangan dengan Pasal 28D Ayat (1) UUD 1945," sebut Palguna. Jika ditafsirkan boleh, ini akan bertentangan dengan hakikat DPD sebagai representasi daerah. Ini juga berpotensi melahirkan perwakilan ganda. Sebab, jika calon anggota DPD yang berasal dari pengurus parpol tersebut terpilih, parpol tersebut secara faktual akan memiliki wakil, baik di DPR maupun DPD. Sekalipun misalnya yang bersangkutan menyatakan sebagai perseorangan saat mendaftarkan diri sebagai anggota DPD. Prinsip hakikat DPD sebagai perwakilan daerah dan harus bersih dari parpol sebenarnya sudah dipahami. Namun, dalam perubahan UU Pemilu dari waktu ke waktu, oleh para pembuat UU di DPR yang kebetulan orang parpol, larangan orang parpol masuk DPD itu diselubungi dengan frasa "pekerjaan lain". Pembatasan yang ditegaskan ulang oleh MK ini penting untuk menjaga kemurnian perjuangan daerah, agar tidak tereliminasi oleh kepentingan parpol. Lagi pula, parpol telah menguasai DPR dan eksekutif (hanya calon dari parpol yang bisa jadi presiden) juga mendominasi calon kepala daerah, semestinya cukup bagi parpol. Tidak harus menjarah ke luar wilayah kekuasaannya, karena untuk mengisi peluang yang tersedia buat parpol saja pun parpol kekurangan kader yang mumpuni. *** Selanjutnya.....

Monopoli Android, Google Didenda UE Rp72 Triliun!

KOMISI Eropa, selaku pengawas persaingan usaha Uni Eropa (UE), menetapkan denda kepada perusahaan search engine raksasa Google sebesar 4,3 miliar euro (sekitar Rp72,2 triliun) atas dakwaan memonopoli bisnis sistem operasi selular Android secara ilegal. Hal itu dinyatakan telah melanggar peraturan hukum antipakat. Google didakwa atas tiga hal pokok. Pertama, Google mem-bundling mesin pencarian dan peramban miliknya, Chrome di sistem operasi besutannya, Android. Kedua, Google menghalangi vendor telepon pintar untuk membuat perangkat yang bekerja dalam sistem operasi forking. Dan ketiga, Google menarik bayaran ke produsen telepon pintar besar dan operator jaringan tertentu, untuk secara eksklusif menggabungkan aplikasi Google Search di perangkat mereka. Alphabet, induk perusahaan Google, diberi waktu 90 hari untuk mengubah praktik bisnisnya. Artinya, Google harus menghentikan pemaksaan terhadap para produsen telepon pintar untuk memasang pre-instal aplikasi Chrome dan Google Search, tetapi menawarkannya di Google Play Store. Google juga harus berhenti menghambat para vendor telepon pintar untuk menggunakan Android versi fork. "Google tidak bisa membuktikan Android fork bisa mengakibatkan kegagalan teknis atau kegagalan dukungan aplikasi," jelas perwakilan Komisi Eropa, seperti dikutip Kompas Tekno dari The Verge. (19/7) Gugatan itu diajukan sejak 2013 oleh kelompok FairSearch, yang di dalamnya produsen telepon pintar dan perusahaan software pesaing, seperti Nokia, Microsoft, dan Oracle. Google dianggap merusak dominasi pasar software untuk perangkat mobile. Munculnya gugatan itu dan mulai dilakukannya investigasi UE membuat Google sejak 2014 menghentikan pembayaran ilegal untuk bundling aplikasi buatannya. Atas dakwaan dan sanksi denda berat yang ditetapkan itu, perwakilan Google menyatakan, "Kami akan mengajukan banding ke Komisi Eropa". Menurut dia, sistem operasi Android menciptakan lebih banyak pilihan bagi setiap orang. "Ekosistem yang agresif, inovasi yang cepat, dan harga yang rendah adalah keunggulan klasik di tengah persaingan yang ketat," tambahnya. Dengan banding yang diajukan Google, bisa jadi proses hukum dagang itu akan berjalan hingga beberapa tahun ke depan. Denda yang divoniskan itu lebih besar dibanding yang pernah dibayar Google sebesar 2,1 miliar poundsterling (Rp39 triliun) terkait kecurangan memprioritaskan kemunculan layanan toko online Google di mesin pencari. Selanjutnya.....

Menggusur lewat Cara Kekerasan!

PEMERINTAH Kota Bandar Lampung masih menggusur warga Pasar Griya Sukarame dengan cara kekerasan. Ratusan Satpol PP didukung ekskavator mendorong secara fisik warga lemah yang coba bertahan. Banyak warga pingsan diangkut ke puskesmas. Mahasiswa yang membentuk rantai manusia melindungi warga didesak dengan ekskavator. Hari gini, Pemkot masih menggusur dengan cara kekerasan. Padahal sudah sejak jauh hari, masih sebagai wali kota Solo, Jokowi sudah memberi contoh bagaimana cara menggusur warga secara beradab. Warga diundang makan bersama ke rumah Wali Kota, di situ niat Pemkot memindahkan warga disampaikan. Ditawarkan alternatif lokasi penampungan. Setelah diberi waktu tertentu untuk berpikir, warga akhirnya pindah sendiri tanpa lagi lewat proses pengusiran dengan kekerasan. Warga yang dihormati sebagai bagian bangsa yang merdeka berkat pengorbanan jiwa-raga para pejuang kemerdekaan, merasa dihargai harkat dan martabatnya. Dan mereka pun mengikuti cara-cara hidup terhormat di negerinya. Bisa dibayangkan bagaimana trauma jiwa anak warga yang melihat kekejaman pengusiran Satpol PP terhadap orang tuanya. Bagaimana dari dalam musala tempat berlindung dari kekerasan aparat itu, mereka melihat alat-alat berat menghancurkan rumah-rumah tempat tinggal mereka. Trauma yang amat buruk menyayat jiwa itu bisa terbawa dewasa, yang membuatnya rentan tersentuh idea-idea radikal untuk membalas dendam. Kenapa kekuasaan yang merupakan titipan Sang Khalik itu digunakan dengan arogansi yang mengekspresikan penguasa kejam dan bengis? Padahal, semestinya sebersit cerminan kekuasaan Mahapengasih dan Mahapenyayang. Mengapa titipan kekuasaan Ilahiah itu digunakan untuk melampiaskan kesewenangan penguasa? Lebih celaka lagi, kenapa setelah warga babak belur bentrok dengan aparat Pemkot, baru sang penguasa menawarkan alternatif kalau mau, bisa tinggal di apartemen rusunawa? Artinya, sebenamya ada alternatif yang bisa ditawarkan ke warga untuk diundang makan bersama agar kemudian pindah sera baik-baik. Betapa, jika proses penggusuran dilakukan secara beradab seperti dicontohkan Jokowi, barang-barang milik warga masih bisa dijual kepada tukang rongsokan, bisa menjadi modal usaha dan sewa rusunawa di tahap awal. Dengan itu pula mereka bisa dibimbing memulai usaha dengan modal kecil tersebut, dari tukang cukur keliling sampai pengasong, membuat es puter dan lainnya. *** Selanjutnya.....

AS-UE Mengakhiri Perang Dagang!

PRESIDEN Komisi Uni Eropa (UE) Jean-Claude Juncker dan Presiden AS Donald Trump dalam pertemuan di Washington, Kamis (26/7), sepakat menurunkan tarif dan mengakhiri kekhawatiran memburuknya perang dagang global. Menyambut kesepakatan itu, indeks mata uang dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia turun 0,25% menjadi 94,145. "Dolar secara luas melemah terhadap mata uang utama karena ketegangan perdagangan telah mereda," kata Yukio Ishizuki, ahli strategi mata uang senior di Daiwa Securities, Tokyo, seperti dikutip SindoNews.com dari Reuter, Kamis (26/7). "AS dan UE tampaknya telah mengumumkan gencatan senjata dan harapan bahwa pembicaraan NAFTA (perjanjian dagang Amerika Utara) dan kesepakatan dengan Tiongkok akan positif juga," tambah Yukio. AS bulan lalu memberlakukan tarif impor baja dari UE 25% dan aluminium 10%. Ini dibalas UE dengan tarif 25% untuk produk AS selai kacang, wiski, dan sepeda motor Harley. Dalam pidato pembukaan KTT G-20 di Buenos Aires, Argentina, Sabtu (21/7), Menkeu AS Steven Mnuchin menolak untuk mengalah atas permintaan UE untuk kelonggaran tarif. "Pesan saya cukup jelas, yakni pesan sama yang disampaikan Presiden (Donald Trump) di forum G-7: jika Eropa percaya pada perdagangan bebas, kami siap untuk menandatangani perjanjian perdagangan bebas tanpa tarif, tidak ada hambatan nontarif, dan tidak ada subsidi, tiga itu," tegas Mnuchin. (Kompas, 23/7) Namun, setelah presiden Komisi Eropa menemui Trump di Washington, Trump melunak, mungkin menyadari keburukan akibat perang dagang global yang dia sulut. Keduanya sepakat menurunkan tarif dan mengakhiri kekhawatiran memburuknya perang dagang global. Di sisi lain, perubahan sikap Trump itu bisa jadi karena dampak perang dagang yang dilancarkan AS sebenarnya sudah mulai terasa dalam ekonomi riil di AS sendiri. Deutsche Welle.com (25/7/2018) melaporkan, Departemen Pertanian AS pekan ini mengumumkan paket bantuan bagi petani senilai 12 miliar dolar dan menyebut langkah UE sebagai pembalasan yang tidak dapat dibenarkan. Dalam perang dagang ini yang paling terpukul di AS adalah kaum petani mereka, karena baik Tiongkok, Kanada, maupun UE, memasang tarif tinggi untuk produk pertanian asal AS, terutama selai kacang, kedelai, serta wiski dan bourbon yang berbahan baku gandum. Dengan itu, perang dagang global yang disulut AS itu bak menepuk air di dulang, tepercik muka sendiri. Diharapkan, angin segar ini segera berembus ke Tanah Air. *** Selanjutnya.....

Panas Ekstrem Musim Haji 2018!

KEPALA Pusat Kesehatan Haji, Eka Jusuf Singka, sejak jauh hari mengingatkan musim haji 2018 bertepatan dengan gejala suhu panas ekstrem di Tanah Suci. "Diperkirakan 40—50 derajat Celsius," ujarnya. Suhu panas yang ekstrem ini bisa mengakibatkan risiko heatstroke pada jemaah haji. Heatstroke merupakan kondisi emergensi yang terjadi akibat suhu tubuh meningkat secara berlebih. Salah satu pemicu heatstroke adalah paparan suhu udara yang panas dalam waktu lama. Eka mengingatkan risiko heatstroke pada jemaah haji bisa meningkat jika mereka kurang minum. Oleh karena itu, sarannya, agar para jemaah haji menjaga tubuhnya tetap terhidrasi (cukup cairan). "Minum air sesering mungkin, jangan menunggu haus," tambahnya. Ia sarankan jemaah haji minum satu gelas air putih setiap dua jam. Pada sela-sela itu dijaga agar tenggorokan selalu basah dengan minum air putih. "Minum air putih sedikit-sedikit (seteguk) juga bisa," jelasnya. (Republika.co.id, 14/7) Eka juga mengingatkan agar jemaah haji sebisa mungkin menghindari paparan matahari langsung dengan menggunakan payung atau topi dan kaca mata hitam. Untuk itu, pelaksana ibadah haji menyiapkan perbekalan yang dibagikan kepada para jemaah, yaitu kaca mata ultraviolet, payung, topi, botol air minum, masker, dan semprotan air untuk wajah. Juga balsem antipegal. Di Tanah Suci, baik di Masjidil Haram maupun Nabawi, akan disiapkan 20.400 sandal cadangan. Menurut pengalaman, jemaah yang hilang sandalnya (akibat lupa pintu masuknya karena saking banyaknya pintu masjid) pulang ke pondokan tanpa alas kaki melewati aspal yang panas sehingga kakinya melepuh. Sebab, suhu panas 40—50 derajat Celsius tidak dikenal di Indonesia yang suhu tertingginya maksimal 37 derajat Celsius, juga heatstroke merupakan hal asing bagi orang Indonesia. Sebaiknya setiap jemaah senantiasa dalam koordinasi kepala rombongannya. Untuk ziarah dan sebagainya, selalu bersama rombongan awal dari Tanah Air. Sebab, merupakan kebiasaan (kurang pas) jemaah haji asal Indonesia, terutama yang merasa punya banyak duit) menyelonong pergi sendirian tergiur tawaran travel lokal untuk mengunjungi tempat-tempat tertentu. Bukan tidak boleh ziarah dan sebagainya, melainkan sebaiknya tetap bersama rombongan awal. Juga dalam shopping, janganlah membeli ambal besar dan tebal karena hanya menambah berat beban perjalanan ibadah haji. Lagi pula segala jenis ambal itu dilernya ada di Tanah Air. *** Catatan untuk teman-teman redaksi: -- istilah calon jemaah haji ketika ia mendaftar dan proses melengkapi keberangkatannya. -- tapi begitu ia melangkahkah kaki dari rumah berniat ibadah haji ke Baitullah, ia sudah menjadi jemaah haji (bukan calon lagi). Andai di bandara ia meninggal, hajinya sudah sah. Jadi beda dengan caleg, kalau tak terpilih ia tetap calon. Tepatnya, istilah jemaah calon haji (JCH) bagi haji yang berangkat ke Tanah Suci itu keliru, menyalahi syariat ibadah haji yang berlaku sejak langkah pertama meninggalkan rumah. Dan ibadah haji sebenarnya tak berburu gelar, jadi perlu istilah "calon" begitu. Selanjutnya.....

Panas Ekstrem Musim Haji 2018!

KEPALA Pusat Kesehatan Haji, Eka Jusuf Singka, sejak jauh hari mengingatkan musim haji 2018 bertepatan dengan gejala suhu panas ekstrem di Tanah Suci. "Diperkirakan 40—50 derajat Celsius," ujarnya. Suhu panas yang ekstrem ini bisa mengakibatkan risiko heatstroke pada jemaah haji. Heatstroke merupakan kondisi emergensi yang terjadi akibat suhu tubuh meningkat secara berlebih. Salah satu pemicu heatstroke adalah paparan suhu udara yang panas dalam waktu lama. Eka mengingatkan risiko heatstroke pada jemaah haji bisa meningkat jika mereka kurang minum. Oleh karena itu, sarannya, agar para jemaah haji menjaga tubuhnya tetap terhidrasi (cukup cairan). "Minum air sesering mungkin, jangan menunggu haus," tambahnya. Ia sarankan jemaah haji minum satu gelas air putih setiap dua jam. Pada sela-sela itu dijaga agar tenggorokan selalu basah dengan minum air putih. "Minum air putih sedikit-sedikit (seteguk) juga bisa," jelasnya. (Republika.co.id, 14/7) Eka juga mengingatkan agar jemaah haji sebisa mungkin menghindari paparan matahari langsung dengan menggunakan payung atau topi dan kaca mata hitam. Untuk itu, pelaksana ibadah haji menyiapkan perbekalan yang dibagikan kepada para jemaah, yaitu kaca mata ultraviolet, payung, topi, botol air minum, masker, dan semprotan air untuk wajah. Juga balsem antipegal. Di Tanah Suci, baik di Masjidil Haram maupun Nabawi, akan disiapkan 20.400 sandal cadangan. Menurut pengalaman, jemaah yang hilang sandalnya (akibat lupa pintu masuknya karena saking banyaknya pintu masjid) pulang ke pondokan tanpa alas kaki melewati aspal yang panas sehingga kakinya melepuh. Sebab, suhu panas 40—50 derajat Celsius tidak dikenal di Indonesia yang suhu tertingginya maksimal 37 derajat Celsius, juga heatstroke merupakan hal asing bagi orang Indonesia. Sebaiknya setiap jemaah senantiasa dalam koordinasi kepala rombongannya. Untuk ziarah dan sebagainya, selalu bersama rombongan awal dari Tanah Air. Sebab, merupakan kebiasaan (kurang pas) jemaah haji asal Indonesia, terutama yang merasa punya banyak duit) menyelonong pergi sendirian tergiur tawaran travel lokal untuk mengunjungi tempat-tempat tertentu. Bukan tidak boleh ziarah dan sebagainya, melainkan sebaiknya tetap bersama rombongan awal. Juga dalam shopping, janganlah membeli ambal besar dan tebal karena hanya menambah berat beban perjalanan ibadah haji. Lagi pula segala jenis ambal itu dilernya ada di Tanah Air. *** Catatan untuk teman-teman redaksi: -- istilah calon jemaah haji ketika ia mendaftar dan proses melengkapi keberangkatannya. -- tapi begitu ia melangkahkah kaki dari rumah berniat ibadah haji ke Baitullah, ia sudah menjadi jemaah haji (bukan calon lagi). Andai di bandara ia meninggal, hajinya sudah sah. Jadi beda dengan caleg, kalau tak terpilih ia tetap calon. Tepatnya, istilah jemaah calon haji (JCH) bagi haji yang berangkat ke Tanah Suci itu keliru, menyalahi syariat ibadah haji yang berlaku sejak langkah pertama meninggalkan rumah. Dan ibadah haji sebenarnya tak berburu gelar, jadi perlu istilah "calon" begitu. Selanjutnya.....

Dolar, UMR, dan Beras, 1998-2018! (2)

KEDUA, UMR dan harga beras: Mari kita bandingkan daya beli masyarakat pada 1998 dan hari ini dengan memakai perbandingan UMR dan harga beras. Pada Juli 1998, besaran UMR Rp192 ribu per bulan. Harga beras medium saat itu Rp2.800 per kilogram. Artinya pada saat itu rakyat dengan UMR-nya hanya dapat membeli 69 kg beras per bulan. Saat ini UMR Rp3,648 juta per bulan, sedangkan harga beras medium sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) berada di kisaran Rp9.500 hingga Rp10 ribu per kg. Dengan demikian, saat ini dengan UMR-nya rakyat bisa membeli 364 kg hingga 384 kg beras setiap bulan. Jika dibanding dengan kemampuan rakyat membeli beras tahun 1998 dan saat ini, kemampuan membeli beras naik dari 69 kg menjadi 384 kg per bulan atau naik sekitar 315 kg lebih banyak per bulan. Peningkatan ini hampir enam kali lipat dari 1998. Dari perbandingan-perbandingan tersebut, tentu tidak tepat jika nilai tukar dolar hari ini yang berada di kisaran Rp14.400 disamakan dengan kegentingan ekonomi yang sama dengan tahun 1998. Hanya ada dua kemungkinan kenapa ada orang-orang yang menyamakan nilai tukar dolar hari ini sudah segenting 20 tahun lalu. Pertama, mereka itu hanya melihat angka kurs dolar terhadap rupiah, tetapi tidak mengetahui angka-angka lainnya, termasuk UMR. Artinya data yang dimiliki orang-orang itu sangat minim, sedangkan nafsu bicara mereka sangat besar. Kedua, mereka paham data-data tersebut, tetapi mencoba mendramatisasi situasi seolah menakutkan dan berbahaya. Opini sedemikian bisa jadi didesain untuk tujuan politik. Desainer opini bermotif politik itu tentu berharap rakyat percaya nilai tukar rupiah terhadap dolar di pemerintahan Jokowi seolah-olah sedang berada dalam situasi yang persis sama dengan situasi 20 tahun lalu. Celakanya, pandangan yang dikelirukan itu sering secara sistematis cepat tersebar dan viral di medsos. Sementara pemerintah kini tidak lagi punya juru penerang yang bertugas menyampaikan informasi yang benar kepada rakyat, seperti di zaman Departemen Penerangan dahulu. Kementerian Informasi dan Komunikasi zaman now cenderung lebih mengurusi peranti komunikasi, kecil sekali orientasinya ke konten informasi. Paling kalau ada yang agak aneh langsung diberangus atau diblokir peranti komunikasinya. Pengelolaan kontra isu lemah. Kalau perkeliruan sudah terlalu jauh, langsung Presiden yang meluruskan. Terakhir muncul Ali Ngabalin yang reaktif melawan isu. Inikah solusi jitu istana? *** (Habis) Selanjutnya.....

Dolar, UMR, dan Beras, 1998-2018! (1)

TERAKHIR ini banyak orang membandingkan nilai tukar rupiah terhadap dolar sudah menyamai kegentingan seperti 20 tahun lalu menjelang reformasi. Mereka mengidentikkan situasi ekonomi yang sama daruratnya dengan situasi pada menjelang kejatuhan Soeharto. Apakah benar demikian? Mari kita bandingkan datanya antara dolar, UMR, dan harga beras. Artikel ini berdasar tulisan yang di-forward Miranda Goeltom ke WA Prioritas (19/7/2018). Pertama, nilai dolar dan UMR: nilai tukar dolar di akhir Agustus 1997 di kisaran Rp2.500/dolar AS. Saat yang sama, upah minimum regional (UMR) DKI ditetapkan Rp172.500/bulan atau sekitar 69 dolar AS per bulan. Dalam waktu tidak lebih dari 10 bulan, dari akhir Agustus 1997 hingga Januari—Juli 1998, nilai tukar dolar merayap naik lalu melonjak mendekati Rp16.800. Saat dolar menyentuh Rp16.800 itu, UMR DKI ada di angka Rp192 ribu per bulan atau satu bulan UMR setara 11,4 dolar AS. Dari 1997 ke 1998 kenaikan UMR hanya Rp20 ribu atau sekitar 13%, sedangkan kenaikan nilai dolar mencapai 600%. Berdasar pada data itu, turunnya daya beli masyarakat saat jelang reformasi memang sangat tajam. UMR 1997 yang setara 69 dolar AS, pada 1998 terjun bebas setara 11,4 dolar AS. Situasi tersebut di sisi lain juga membuat banyak perusahaan gulung tikar diikuti PHK massal. Sekarang kita bandingkan dengan situasi hari ini pada era pemerintahan Jokowi. Saat Jokowi dilantik menjadi presiden, Oktober 2014, nilai tukar dolar di kisaran Rp12.200, saat yang sama UMR DKI di angka Rp2,441 juta per bulan. Artinya, di bulan Oktober 2014 UMR DKI setara 200 dolar AS. Hari ini, Juli 2018, nilai tukar dolar ada di kisaran Rp14.400, sedangkan UMR DKI dari Rp2,441 juta menjadi Rp3,648 juta atau naik sekitar Rp1,2 juta, sekitar 49% dari Oktober 2014. Perbandingan kurs dolar dengan UMR saat ini menunjukkan naiknya kurs dolar sebesar 18% tidak berdampak pada daya beli seperti pada situasi Mei—Juli 1998 karena pada kurun waktu yang sama saat ini UMR justru mengalami kenaikan 49%. Jika dikonversi dengan dolar, dari 2014 hingga 2018, UMR naik 26% dari 200 dolar AS menjadi 253 dolar AS. Jika dibandingkan dengan nilai tukar dolar dan UMR pada Mei—Juli 1998, situasinya tentu jauh berbeda karena UMR Mei—Juli 1998 setara 11,4 dolar AS; sedangkan dengan nilai tukar hari ini UMR setara dengan 253 dolar AS, artinya daya beli rakyat jika menggunakan UMR sebagai alat ukur justru lebih besar 23 kali lipat dari Mei—Juli 1998. Selanjutnya.....

Sibad Membawa Dangdut ke Tangga Lagu Billboard!

KALAU Bang Haji Rhoma Irama menduniakan lagu dangdut dengan menyanyi ke luar negeri, Sibad—julukan Siti Badriah—mengangkat gengsi dangdut ke tangga lagu dunia, Billboard. Singgel lagu Lagi Syantik masuk Billboard peringkat 12 lagu terpopuler di YouTube, yang Sabtu (14/7), pukul 07.00, mendapat klik 234 juta kali ditonton. Lagi Syantik yang dinyanyikan Siti Badriah, ciptaan Yogi RPH, dirilis di bawah label Nagaswara. Sebelumnya, di bawah label yang sama telah dirilis singgel- singgel Sibad, seperti Suamiku Kawin Lagi, Goyangan Manjur, Melanggar Hukum, dan Brondong Tua. Semua itu menjadi penanda eksisnya Siti Badriah di industri musik Indonesia. (metrotvnews.com, 14/7) Siti Badriah meniti karier dari bawah. Biduanita kelahiran 11 November 1991 ini mulai aktif berkeliling dan bernyanyi bersama ayahnya sejak kelas V SD. Honor yang ia terima saat bernyanyi di panggung hajatan, keramaian lain, atau festival waktu itu, tidak lebih dari Rp50 ribu untuk sekali manggung. Langkah awal Siti Badriah ingin serius di industri musik sangat pahit. Ia dan orang tuanya tertipu hingga ratusan juta rupiah oleh orang yang mengaku sanggup membawa Sibad ke dunia rekaman. Dengan modal tunai Rp50 juta, ditambah Rp100 juta, bahkan ayahnya kemudian menjual sawah hingga harta benda yang dimiliki, tetapi nyanyian lagu Siti Badriah tidak kunjung dirilis. Di balik keterpurukan sebagai korban penipuan itu ia terus bernyanyi dan bernyanyi. Hingga, nasib mempertemukannya dengan orang-orang penting di balik industri musik, seperti Didit Prie dan Endang Raes, yang kemudian memperkenalkannya dengan pemilik label Nagaswara, Rahayu Kertawiguna. Setelah eksis di bawah label Nagaswara dengan sejumlah singgelnya, Lagi Syantik yang dibawakannya melejit dengan ratusan ribu klik ditonton di YouTube sehingga dengan sendirinya masuk peringkat lagu terpopuler dunia, Billboard. Namun sayang, sukses Sibad mendapat batu sandungan. Syahrini, yang memopulerkan jargon syantik merasa memiliki hak paten atas frasa tersebut. Dia menyayangkan ada pihak yang menggunakan jargonnya dan dia tidak dianggap sebagai sumber inspirasi. Klarifikasi dari Siti Badriah, inspirasi lagu Lagi Syantik diperoleh sang pencipta lagu, Yogi TPH, dari selebgram Mimi Peri di Instagram, yang kerap menggunakan kata “syantik” dalam setiap foto yang diunggah. Dengan itu, Siti Badriah tidak menganggap hal tersebut sebagai perkara besar dan tetap melanjutkan kariernya. *** Selanjutnya.....

Rendah, Tingkat Stres di Indonesia!

SURVEI kesejahteraan masyarakat di 23 negara dengan 14.500 responden menemukan tingkat stres di Indonesia rendah, lebih rendah dari rata-rata dunia. Tingkat stres responden Indonesia hanya 61 poin, dibanding dengan rata-rata global 61,2 poin. Laporan hasil surveinya dirilis Asia One. Survei terbaru kesejahteraan masyarakat yang dilakukan perusahaan asuransi Cigna itu melihat dari lima faktor utama, yakni fisik, keluarga, sosial, keuangan, dan pekerjaan. Tingkat stres tertinggi ditemukan di India, mencapai 70,4 poin. Tingkat stres di Indonesia dianggap rendah karena hanya 75% responden yang menderita stres. Jumlah itu lebih rendah dibanding dengan rata-rata global yang mencapai 86%. Sebagai perbandingan, lebih dari 91% responden Singapura dan Thailand mengklaim diri mereka menderita stres. Setengah dari responden yang menderita stres menganggap menceritakan masalah yang mereka alami kepada teman atau keluarga bisa meredakan tekanan yang mereka rasakan. Direktur Cigna, Ben Furneaux, mengatakan kondisi keuangan dan lingkungan kerja adalah hal utama penyebab stres. "Survei kami mengungkapkan beberapa penyebab stres, termasuk hubungan yang buruk dengan atasan di tempat kerja dan ketidakmampuan untuk merawat kebutuhan kesehatan dan kesejahteraan orang tua," ujar Funeaux. (Kompas.com, 18/7/2018) Stres memang berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental. Stres bisa menyebabkan otak lebih tua beberapa tahun. Riset University of Wisconsin School of Medicine and Public Heralth membuktikan stres berat berkaitan dengan fungsi kognitif yang lebih buruk di kemudian hari. Kecemasan atau stres merupakan kondisi yang kita ciptakan sendiri. Makin berandai-andai dan suatu hal terlalu dipikirkan, muncul ketakutan hingga depresi. Data American Psychological Association (APA) menunjukkan generasi millennial kurang mampu mengatasi masalah psikologis, yakni stres, kecemasan, dan menjadi tidak produktif, dibanding dengan generasi sebelumnya. Bukan hanya buruk bagi kesehatan mental, menurut penelitian Harvard University, kecemasan dan stres berkaitan dengan risiko penyakit jantung, migrain, gangguan pernapasan kronis, dan kondisi buruk lainnya. Untuk mengurangi stres, generasi millennial disarankan memperbaiki kebiasaan buruk; tidur dan makan tidak teratur, terlalu banyak minum kopi, duduk terlalu lama, tersandera telepon seluler, kerja lembur, terlalu lama menonton televisi, dan terlalu sering mendengarkan curhat. Selanjutnya.....

Jangan Benam Zohri dalam Bonus!

LALU Muhammad Zohri menjadi juara dunia lari 100 meter U-20, segera bertubi-tubi pula bonus menyambutnya. Ada rumah baru dari Presiden dan bermacam bonus lain lagi, terakhir satu kilogram emas dari Pegadaian. Semua itu tentu terlihat wajar, penghargaan atas keberhasilannya mengharumkan nama negara dan bangsa. Namun, di sisi lain wajar pula kalau ada orang khawatir, Zohri yang masih remaja itu bisa shock dan akhirnya terbenam dalam timbunan bonus. Salah satu yang khawatir itu Zacky Anwar, ketua Bidang Organisasi dan Daerah Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), sebagaimana ia tulis di WAG Siwo Jaya, Minggu (15/7). "Hampir semua atlet yang menonjol menjadi rusak dan turun prestasinya akibat dapat anugerah bonus dan uang serta publikasi yang bertubi-tubi. Langsung dia loyo karena sudah punya segala-galanya, termasuk mobil dan motor. Franklin Burumi, sprinter jagoan dari Papua, patah kakinya jatuh dari motor," tulis Zacky. Sebelumnya, Zacky menjelaskan tentang Zohri. "Lalu M Zohri kami dapatkan kira-kira 1,5 tahun yang lalu. Kami lihat dia punya cadens atau kecepatan langkah kakinya dalam berlari di atas rata-rata atlet sprinter lainnya. Aneh memang hampir semua sprinter PASI berasal dari NTB." "Kemudian, kami ambil dan masuk Pelatnas PASI di Cibinong. Bob Hasan mendatangkan pelatih terbaik atletik dunia, Mary Mara, dari AS. Semua teknik diperbaiki selama tiga bulan. Cukup mahal ya. Dalam test event Asian Games kemarin, dia sudah mencapai kemajuan pesat. Umur masih 17 tahun," tulisnya. "Bulan yang lalu, kami kirim lagi Lalu Zohri dan kawan-kawan sebanyak 21 orang masuk training camp di AS selama satu bulan," lanjut Zacky. "Pulang dari AS, kami kirim lagi ke Korea Open dan Jepang. Kemarin, dia masuk kategori bisa ikut kejuaraan dunia di Finlandia. Ada empat orang yang kami kirim beserta dua pelatih. Dan itulah hasilnya proses selama 1,5 tahun ini," tutur Zacky. "Saat ini, Lalu Zohri akan disembunyikan dari publikasi dan berbagai pujian. Takut dia shock. Mahal bikinnya, tetapi cepat rusaknya," tutup Zacky Anwar. Kekhawatiran itu wajar dari pembina atlet, yang memang susah mencari bakat dan membinanya sampai berprestasi. Solusinya, meniru negara maju, jika ada bakat istimewa begitu, langsung ditangani seorang manajer, yang mengelola keuangan dan mengatur sang atlet dengan program-program latihan khusus untuk konsisten mempertahankan juga meningkatkan terus prestasinya. Selanjutnya.....

Turun, Kemiskinan dan Ketimpangan!

MESKI dalam krisis global perang dagang AS-Tiongkok, jumlah warga di bawah garis kemiskinan turun signifikan, dari 27,77 juta orang atau 10,64% dari jumlah penduduk Indonesia pada Maret 2017, menjadi 25,95 juta orang atau 9,82% pada Maret 2018. Dalam satu tahun itu jumlah orang miskin berkurang 1,82 juta orang. Sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis Senin (16/7), sejalan dengan penurunan jumlah warga miskin itu juga terjadi penurunan tingkat ketimpangan sosial dalam masyarakat, yakni rasio gini Maret 2017 pada 0,393 turun menjadi 0,389 pada Maret 2018. Menurunnya secara signifikan kemiskinan dan ketimpangan di tengah tekanan krisis global itu menunjukkan telah benar atau tepatnya langkah dan kebijakan pemerintah selama ini. Meski demikian, tetap perlu diperhatikan masih adanya berbagai kekurangan, seperti catatan yang diberikan Kepala BPS Suhariyanto. Ia melihat terjadinya pelambatan dalam penurunan kemiskinan, yakni kalau dalam periode Maret—September 2017 terjadi penurunan jumlah orang miskin sebanyak 1,19 juta orang dan pada periode September 2017—Maret 2018 penurunannya hanya 633.200 orang. Pelambatan itu terjadi, menurut Suhariyanto, karena harga beras pada periode September 2017—Maret 2018 naik 8,57%. Hal itu menyebabkan garis kemiskinan naik 3,63%, dari Rp387.160/kapita/bulan pada September 2017 menjadi Rp401.220 pada Maret 2018. Untuk 40% lapisan terbawah, rata-rata pengeluaran per kapita per bulan meningkat 3,06%. (Kompas.com, 17/7) Kecolongan lonjakan harga beras hingga Rp14 ribu/kg pada periode itu layak jadi pengalaman berharga bagi pemerintah untuk konsisten berada di pasar menjaga stabilitas harga. Memang, kelalaian itu segera ditebus pemerintah pada kuartal I 2018 dengan menggelontorkan bantuan sosial dengan pertumbuhan 87,6%, dibanding dengan periode sama 2017. Bersamaan itu, beras sejahtera dan bantuan pangan nontunai disalurkan sesuai dengan jadwal. Kerja, kerja, dan kerja pemerintahan Jokowi-JK menurunkan jumlah orang miskin hingga di bawah 10% dari jumlah penduduk atau berkurang sebanyak 2,64 juta orang dari Maret 2015 sebanyak 28,59 juta menjadi 25,98 juta pada Maret 2018, jelas layak diapresiasi. Lebih lagi, karena semua program pengentasan kemiskinan itu; PKH, rastra, Bansos dengan bantuan nontunai, JKN dengan BPJS dan KIS, lalu KIP lengkap dengan BOS dan beragam beasiswa untuk anak miskin, hingga bedah rumah, semua program Pemerintah Pusat. Selanjutnya.....

RI Meraih Berbagai Juara Dunia!

PEKAN kedua Juli 2018, bersamaan dengan Lalu Muhammad Zohri juara dunia lari 100 meter U-20 di Tampere, Finladia, Indonesia juga meraih berbagai juara dunia lainnya. Pada kejuaraan dunia junior wushu di Brasil, Jevon Kuesmoyo meraih emas, Timnas Bridge juara umum di Chicago menyabet 4 medali emas, dan pada Olimpiade Matematika Pelajar di Rumania meraih 1 emas 5 perak. Semua prestasi kelas dunia di bidang olahraga dan iptek itu menyusul sukses internasional berbagai tim seni budaya Indonesia. Ensemble gitar klasik Yogyakarta meraih berbagai gelar di Japan Internasional Guitar Festival ke-30. Duo rocky juara pertama sekaligus meraih gelar best duo. Nocturnal quartet memenangi Harumi Award, yakni best performance of a modern guitar piece, sedangkan Nabita Guitar merebut best student award. Lalu, pada Internasional Film Festival 2018 (the cannes of the fashion film) di San Diego, AS, Karina Soerbakti dengan karya filmnya Uis Nipes yang mengangkat budaya tradisional Karo mendapat empat nominasi kategori best cinematography, best jewelry, best music, dan best accessories. (Tribun Medan, 15/7) Suburnya prestasi dan kreativitas anak bangsa di arena kelas dunia itu mencerminkan kehidupan sosial budaya masyarakat yang kondusif, ada ketenangan suasana mendukung lingkungan yang kreatif. Semua prestasi dan kreativitas itu membutuhkan latihan dengan konsentrasi (pemusatan pikiran), sehingga tidak mungkin dilakukan dalam suasana penuh kegaduhan dalam hal apa saja. Dalam kompetisi matematika, pelajar tingkat dunia yang diikuti 106 negara, international mathematical olympiad (IMO) ke-59 di Rumania (4—14 Juli 2018), dengan total enam medali Indonesia di peringkat 10, melampaui negara kuat, seperti Australia (peringkat 11), Inggris (12), Jepang (13), Kanada (16), dan Italia (17). (Kompas.com, 25/7) Di Brasilia, kontingen wushu Indonesia ke 7th World Junior Wushu Champiomships membawa 23 atlet meraih 10 medali, 1 emas, 4 perak, dan 5 perunggu. Medali emas dipersembahkan Jevon Koesmoyo pada nomor taiji pedang. (Tribunmews, 14/7) Sementara dalam kejuaraan internasional bridge di Chicago, AS, Indonesia keluar sebagai juara umum dengan 4 medali emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Empat medali emas diraih dari nomor men team, mixed team, supermixed team, dan open pair. Semua prestasi olahraga kelas dunia tersebut menjadi modal penyemangat perjuangan para atlet menyongsong Asian Games di Jakarta dan Palembang mulai 18 Agustus 2018. Selanjutnya.....

Dan IHSG pun Capai Straight Flush!

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai straight flush, lima hari Senin sampai Jumat berturut mengalami penguatan terus-menerus. Istilah straight flush di pasar saham itu berasal dari permainan poker, ketika lima kartu angkanya berturut satu seri (misalnya wajik 2-3-4-5-6). Namun straight flush itu mengisyaratkan kenaikan terjadi dengan angka kecil, yakni dalam lima hari total penguatannya hanya 4,38%, seperti pada hari terakhir menguat 0,61%. Akibatnya meski straight flush, belum kembali ke level 6.000-an, tapi baru di 5.944.07. Jika loncatan lima hari berturut itu bisa kembali ke level tertinggi sebelumnya, disebut royal flush! Meski demikian, straight flush IHSG di BEI itu pertanda terjadinya arus balik perekonomian nasional ke arah positif, dari tren pelemahan (bearish) yang dialami IHSG selama tiga pekan berturut sebagai dampak pelemahan rupiah akibat perang dagang AS-Tiongkok. Tren IHSG kembali ke arah positif itu juga tidak terlepas dari nilai tukar rupiah yang makin stabil, yang menurut Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, seiring dengan kebijakan BI menaikkan suku bunga acuan hingga 100 bps menjadi 5,25%. Stabil dimaksud, berdasar pada kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), dalam beberapa hari terakhir nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada kisaran Rp14.300, meski sebelumnya sempat menyentuh Rp14.400. (Kompas.com, 11/7) "Alhamdulillah kondisi pasar keuangan kita, khususnya nilai tukar rupiah, tambah stabil. Ini menunjukkan langkah-langkah kebijakan kami, bukan hanya BI, melainkan dengan pemerintah, itu tepat," ujar Perry. Kondisi di pasar keuangan yang terus bertambah positif itu ditandai dengan masuknya kembali arus modal asing melalui surat berharga negara (SBN). "Alhamdulillah dalam beberapa waktu terakhir ini, terjadi arus masuk asing ke SBN dan jadi satu poin positif yang mendorong stabilitas nilai tukar," ujar Perry. Ia meyakinkan BI akan terus berada di pasar serta mendorong relaksasi loan to value atau kelonggaran pembiayaan, terutama di sektor properti. Selain kembali masuk ke SBN, investor asing juga kembali aktif mengoleksi saham lokal di BEI. Net foreign buy di pasar reguler (IHSG) pada hari Jumat (13/7/2018) mencapai Rp523,7 miliar, sedang di LQ45 dan lainnya Rp461 miliar. (Kompas.com, 13/7) Tren positif pasar keuangan, di BEI dan SBN, itu diharapkan berlanjut, agar kekhawatiran pada dampak pelemahan rupiah berakhir. Selanjutnya.....

Inalum Bayar 51% Saham Freeport!

PT Indonesia Alumunium (Inalum/Persero) selaku holding BUMN Pertambangan yang ditugasi pemerintah siap untuk membayar lunas Agustus 2018 divestasi 51% saham Freeport senilai 3,85 miliar dolar AS atau senilai Rp51,59 triliun (kurs Rp13.400/dolar). Sumber dananya, 1,5 miliar dolar AS dana perusahaan, sisanya sindikasi perbankan. Hal itu diungkapkan Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin usai penandatanganan head of agreement (HoA) divestasi Freeport antara CEO Freeport McMoran Richard Adkerson dengan Dirut Inalum di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/7/2018). "Inalum itu mengambil alih investasi dari Rio Tinto dan 100 persen Indocopper, sehingga kepemilikan Inalum ditambah dengan kepemilikan negara menjadi 51,38%," ujar Menteri BUMN Rini Soemarno usai acara itu. Rini Soemarno berpesan pada Inalum agar mengelola Freeport dengan cara yang baik (good corporate governance). Dia meminta pengelolaan Freeport ke depan harus bisa membuat masyarakat terutama yang ada di Papua sejahtera. Rini menekankan selain menjalankan tugas sebagai korporasi, BUMN juga harus menjadi agen pembangunan. (metrotvnews.com, 12/7/2018) Pada kesempatan sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut dalam perjanjian divestasi, Pemprov Papua dan Pemkab Mimika diberi jatah kepemilikan 10% dari saham Freeport Indonesia. "Diharapkan partnership antara Freeport McMoran dengan Inalum serta dengan Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah mampu meningkatkan kepastian di dalam lingkungan operasi dan kualitas dengan value added industry jadi kemakmuran bagi Indonesia dan Papua," ujar Sri Mulyani. HoA dan pelunasan divestasi jadi langkah penentu bagi pengembalian pertambangan emas dan mineral Papua ke pangkuan Ibu Pertiwi. Langkah terakhir untuk itu, menurut Rini, adalah setelah membentuk perusahaan patungan (joint venture agreement) antara PT Inalum dengan pemerintah daerah, lalu penggodokan struktur organisasi yang baru antara perusahaan patungan dan pihak Freeport McMoran. "Struktur transaksi dan harga sudah di-lock. Tinggal proses finalisasi tentang joint venture agreement. Karena Freeport Indonesia jadi 51%, 49% Freeport McMoran. Nah ini joint venture kita finalkan, baru kita bayar," ujar Rini. Deputi Bidang Pertambangan Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno menargetkan proses akuisisi saham ini dapat dilakukan paling lama 60 hari ke depan. Usai finalisasi itu, barulah sah mayoritas saham Freeport kembali ke Ibu Pertiwi. *** Selanjutnya.....

Tim UGM Membuat Mobil Berenergi Limbah Plastik!

TIM mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) keluar sebagai juara dunia lomba inovasi teknologi di London, Inggris, Kamis (5/7), lewat idenya membuat mobil pintar berbahan bakar limbah plastik. Tim mahasiswa tersebut terdiri atas Thya Laurencia Benedita Araujo, Herman Amrullah, dan Sholahudin Allayubi. Ide ini muncul di tengah ramainya pemberitaan Indonesia adalah produsen sampah plastik terbanyak kedua di dunia setelah Tiongkok. "Kami menyayangkan masalah plastik di Indonesia yang tidak termanajemen dengan baik. Jadi, kami punya ide, mengapa tidak mengubah sampah plastik menjadi energi sekaligus membantu kekurangan energi di Indonesia," ujar Thya. Meski demikian, pengolahan sampah sebagai sumber energi bukanlah hal baru. Terobosan mereka menjadi berbeda karena tidak lagi membutuhkan energi tambahan untuk mengolah limbah. "Upaya untuk mengonversi limbah kan sudah banyak. Namun, mayoritas menggunakan elpiji untuk membakarnya. Nah, kami punya ide dengan mengonversi sampah plastik memakai gas buangan knalpot, jadi gratis," timpal Herman. Berdasarkan pembuktian yang mereka lakukan, gas buang knalpot mobil suhunya bisa melewati 400 derajat Celsius, cukup untuk melakukan pembakaran. Selain itu, inovasi teknologi mereka juga memiliki alat penyerap karbondioksida dari knalpot sehingga polusi bisa ditekan. (Kompas.com, 6/7) Prestasi mahasiswa UGM ini satu-satunya wakil dari Asia, yang berhasil mengalahkan lebih 3.000 ide dari 140 negara. Di babak final di London, mereka bersaing dengan empat tim lainnya dari Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Prancis, dan Australia. Salah satu juri lomba, Chris Bauer, direktur inovasi Universitas London, menyatakan kemenangan tim dari Indonesia karena idenya sangat dekat dan relevan. "Inovasi ini sangat kuat karena bisa digunakan langsung oleh orang-orang terdekat mereka. Jika diwujudkan, teknologi ini bisa mengubah perilaku kita dan memelihara lingkungan. Dengan teknologinya mereka bisa langsung mencari konsumen, sedangkan peserta lain lebih fokus untuk bisnis," ujar Bauer. Berdasarkan konsep mereka, setiap 2 kg sampah plastik bisa menjadi 2,2 liter BBM. Inovasi ini bisa diaplikasikan di Indonesia, khususnya untuk mobil yang bermesin agak longgar, misalnya MVP atau SUV. Mesin agak longgar diperlukan untuk memberi tempat bagi peranti pengolahan limbah plastik. Mereka berharap, energi berbahan bakar limbah plastik ini menjadi salah satu energi masa depan. *** Selanjutnya.....

Penduduk Kroasia 4,22 Juta Jiwa!

KROASIA ke final Piala Dunia 2018 setelah mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal. Ini jelas sebuah keajaiban, begitu kata pencetak gol penentu kemenangan melawan Inggris, Mario Mandzukic. Betapa, Kroasia itu sebuah negara yang berpenduduk hanya 4,22 juta jiwa, namun pendapatan per kapitanya 12.091 dolar AS. Kroasia dengan Ibu Kota Zagreb itu punya keistimewaan bagi warga Lampung. Duta Besar RI di negeri itu Yang Mulia Sjachroedin Zainal Pagaralam, adalah putra Lampung. Ia bertugas di Zagreb sejak 31 Mei 2017. Kroasia yang memisahkan diri 25 Juni 1991 dan menyatakan kemerdekaan dari Republik Federal Yugoslavia 8 Oktober 1991 memang unik. Kini dipimpin oleh presiden seorang wanita cantik, Kolinda Grabar Kitarovic. Saking cantiknya presiden kelahiran 1968 itu, foto istri Ice T's Coco Austin yang foto model berbikini diviralkan seolah itu Kolinda. Di sisi lain, Kolinda juga sedang viral videonya merayakan kemenangan tim nasional Kroasia dari tuan rumah Rusia di ruang ganti stadion. Akhirnya kekeliruan tentang foto model berbikini itu diluruskan lewat Youtube. Kolinda yang lulusan Universitas Zagreb dan Akademi Diplomatik Wina, 2005—2008 menjadi Menlu Kroasia, 2008—2011 Dubes Kroasia di AS, 2011—2014 menjabat Asisten Sekjen Diplomasi Publik di NATO, dan 2015 menjadi Presiden Kroasia. Dengan berseragam timnas Kroasia, saat perempat final Kroasia lawan Rusia, Kolinda duduk di VIP diapit Presidsn FIFA Gianni Infantino dan Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev, sepanjang pertandingan bertepuk tangan dan berteriak-teriak menyemangati timnasnya. Bahkan, ia melompat-lompat dan melakukan tarian kemenangan usai gol penentu kemenangan Kroasia atas Rusia. Setelah itu Sang Presiden langsung merayakan kemenangan ke ruang ganti timnas Kroasia. Seperti yang terlihat pada videonya yang viral, ia peluk satu per satu semua pemain dan pelatih timnas Kroasia yang masih bersimbah keringat. (Liputan-6, 9/7) Dahulunya adalah Kerajaan Kroasia (925 M), kemudian menjadi Dinasti Hubsburg (1527). Pada 29 Oktober 1918 Slovenia, Kroasia, dan Serbia membentuk negara, yang pada 4 Desember 1918 menjadi Yugoslavia. Tanggal 1 Juli 2013 bergabung dengan Uni Eropa. Dengan gini rasio 30,5, ketimpangan sosial agak jauh dari negeri itu, dengan indeks pembangunan manusia (IPM) sangat tinggi, 0,812. Kondisi masyarakat berpendapatan per kapita di atas 12.000 dolar AS dan IPM sebaik itu, modal penting Kroasia ke final Piala Dunia 2018, setelah tahun 1998 juara III. Selanjutnya.....

PKS Ancam Pecah Kongsi jika...!

ANGGOTA Majelis Suro PKS, Tifatul Sembiring, menyatakan partainya lebih memilih pecah kongsi dengan Partai Gerindra jika kadernya tidak ada yang dipilih menjadi calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto. "Itu enggak bisa ditawar. Cawapres harus dari PKS. Kami enggak mau jadi penggembira saja dalam pilpres ini. Kalau kami disuruh dukung-dukung saja, mungkin enggak? Mungkin kami lebih baik jalan masing-masing saja," kata Tifatul. Apalagi, kata Tifatul, Pemilu 2019 berlangsung serentak antara pilpres dan pileg sehingga dibutuhkan kader partai sebagai capres untuk meningkatkan keterpilihan partai di legislatif. (Kompas.com, 11/7) Pengalaman PKS sebagai penggembira dalam Pilpres 2014, tidak bisa mendapatkan coattail effect alias lanjaran peningkatan keterpilihan partai dalam pileg kala itu. Jumlah perolehan kursi PKS di DPR menyusut signifikan, dari 57 kursi pada Pileg 2009 menjadi tinggal 40 kursi pada Pileg 2014. Sebaliknya Partai Gerindra yang kadernya diusung sebagai capres, mendapat coattail effect besar, dari 26 kursi pada Pileg 2009 menjadi 73 kursi pada 2014. Demikian pula PAN yang kadernya diusung sebagai cawapres Prabowo, mendapat coattail effect dari 43 kursi pada 2009 menjadi 49 kursi pada 2014. Ancaman tersebut dilontarkan setelah sekian lama PKS mengajukan sembilan nama kader mereka untuk dipilih salah satu menjadi calon pendamping (cawapres) Prabowo pada pilpres 2019 tidak kunjung direspons. Kalangan Gerindra malah menggadang-gadang cawapres lain untuk mendampingi Prabowo. Tifatul mengatakan saat ini memang banyak partai yang menghendaki kadernya menjadi cawapres pendamping ketua Umum Gerindra itu, di antaranya PAN yang menyodorkan Ketua Umum Zulkifli Hasan dan Demokrat mengusulkan Agus Harimurti Yudhoyono. Meskipun demikian, Tifatul menyatakan sejauh ini PKS masih tetap optimistis bisa berkoalisi dengan Gerindra sekalipun belum mencapai titik temu hingga kini. "PAN sudah dikasih kesempatan, 2014 mereka cawapres, capres Prabowo, tapi yang setia sampai sini kan PKS," ujar Tifatul. Dalam Pilpres 2014, PKS bersedia mendukung Prabowo Subianto yang berpasangan dengan Hatta Rajasa, meski cawapres yang diusung bukan kadernya. Menanggapi pernyataan Tifatul, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memahami sikap PKS yang bersikukuh agar kadernya mendapat posisi cawapres pendamping Prabowo pada Pilpres 2019. Menurut Dasco, Gerindra akan duduk bersama PKS dan PAN membahas hal ini. Selanjutnya.....

Jokowi Tidak Ajukan APBN-P 2018!

PEMERINTAHAN Jokowi-JK tidak mengajukan APBN-Perubahan 2018 karena realisasi kinerja sampai akhir semester I 2018 dalam koridor yang baik. Postur APBN cukup baik, tidak mengalami deviasi yang besar dari jumlah penerimaan dan jumlah belanja negara, dan defisit lebih kecil dari yang direncanakan. "Maka, Bapak Presiden menyampaikan bahwa untuk APBN 2018 ini kita tidak melakukan APBN Perubahan," kata Menkeu Sri Mulyani, Senin. Menkeu akan melaporkan realisasi kinerja APBN 2018 ke DPR 13 Juli 2018, pembahasannya sudah bisa dilakukan pekan depan. (detik-finance, 9/7/2018) Realisasi semester I, kinerja penerimaan perpajakan yang berasal dari PPh nonmigas tumbuh 14,9%, sedangkan PPh migas tumbuh 9%. Untuk bea dan cukai juga tumbuh 16,7% atau menjadi penerimaan tertinggi sejak tiga tahun terakhir. "Dari segi perpajakan hal positif lain, kepatuhan WP (wajib pajak) dalam membayar pajak, yaitu SPT pribadi naik 14%, SPT badan tumbuh 11,2%. Kalau dilihat dari penerimaan perpajakan, kita melihat suatu dinamika ekonomi yang cukup positif," jelas Sri Mulyani. Selain itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) tetap tumbuh 47,9%. Semua kenaikan pendapatan yang signifikan itu terjadi meski nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS. Ini sekaligus menunjukkan ekses pelemahan rupiah terhadap perekonomian nasional dan penerimaan negara belum terlalu mengkhawatirkan. Untuk realisasi belanja kementerian/lembaga (K/L) sudah mendekati 35%, sedang belanja non-K/L mencapai 43,9%. Untuk transfer ke daerah realisasinya sudah 50,3% sampai semester I 2018. Untuk Dana Desa terjadi kenaikan, realisasinya sudah 60% dari anggaran Rp60 triliun. Kinerja penerimaan dan belanja yang baik di semester I 2018 ini juga membuat defisit anggaran APBN terus turun dan membuat keseimbangan primer positif. "Ini untuk pertama kali sejak empat tahun terakhir. Realisasi defisit kita adalah Rp110 triliun, lebih kecil dibanding dengan tahun lalu Rp175 triliun. Ini menggambarkan pemerintah terus berusaha membuat APBN sehat, kredibel, dan terutama dikaitkan dengan banyak sekali pendapat masalah utang dan pengelolaan utang. Hasil semester I mengonfirmasikan pemerintah sangat berhati-hati dan sangat prudent dalam menjaga APBN 2018," tegas Sri Mulyani. Tanpa RAPBN-P 2018, tidak ada proyek baru yang digesa mengejar Pemilu (Presiden dan Legislatif) April 2019. Jadi, kegiatan sampai April 2019 hanya meresmikan proyek-proyek yang dibangun empat tahun terakhir. Selanjutnya.....

Kok, Capres PKS Bukan Prabowo?

DIREKTUR Pencapresan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Alynudin mengatakan partai koalisi menyetujui jika Anies Baswedan maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2019, bukan sebagai calon wakil presiden. PKS telah mengusulkan pasangan Anies-Ahmad Heryawan sebagai opsi yang sangat menjanjikan untuk melawan petahana. "Anies-Aher pasangan yang sangat ideal. Keduanya muda, kepala daerah berprestasi, kompeten, pintar, dan religius," ujar Suhud dikutip Antara (8/7/2018). Menurut dia, Pilpres 2019 membutuhkan figur baru untuk “melawan” Jokowi. Masalahnya, kok tiba-tiba PKS beralih dari wacana lama mendukung Prabowo sebagai capres dalam Pemilu 2019. Apakah karena bosan terlalu lama menunggu keputusan Prabowo menetapkan salah satu dari sembilan cawapres yang diajukan PKS untuk menjadi pendampingnya? Atau bahkan, belakangan Prabowo tidak menyebut lagi nama sembilan cawapres dari PKS itu, malah menyebut nama Anies atau AHY? "Wacana Anies Baswedan sebagai cawapres Prabowo Subianto sangat kecil kemungkinan terealisasi. Partai koalisi lebih setuju mengusung Anies sebagai capres, bukan cawapres," ujar Suhud. "Pengorbanan umat dan rakyat Jakarta terlalu besar jika Anies hanya cawapres," tambahnya. Meski demikian, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono meyakini Anies Baswedan adalah sosok yang memegang komitmen dan menghormati Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto serta partai pengusung. Oleh karena itu, Anies diyakini tidak akan menjadi pesaing Prabowo dalam Pilpres 2019. (Kompas, 9/7/2018) Di internal Partai Gerindra, Anies menjadi salah satu kandidat cawapres pendamping Prabowo dalam Pilpres 2019. Selain Anies, terdapat pula nama mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, serta Komandan Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Menurut Ferry, belum ada tokoh lain yang mampu menyaingi popularitas dan elektabilitas Prabowo sebagai pesaing utama bagi Presiden Joko Widodo di Pilpres 2019. Mengenai wacana PKS mengusung pasangan Anies-Aher dalam Pilpres 2019, menurut pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio, salah satu pertimbangannya adalah coattail effect. Artinya, bagaimana sosok yang diusung di pilpres bisa mendongkrak perolehan suara pada pemilihan anggota legislatif. (Kompas.com, 9/7/2018) Kalau Prabowo memilih orang di luar PKS, tidak ada coattail effect buat PKS. Lain hal kalau dipastikan Prabowo-Aher, PKS dapat coattail effect. Selanjutnya.....

Lawan AS, Kurangi Makan Roti, Mi!

UNTUK melawan AS dalam perang dagang setelah Presiden Trump memperingatkan Indonesia tentang defisit neraca perdagangan AS terhadap RI, maka kita harus mengurangi makan roti, mi, dan makanan lain yang berbahan asal gandum karena setahunnya kita impor gandum dari AS lebih dari 10 juta ton. Dalam perang dagang, suatu ketergantungan bisa dijadikan senjata untuk menyerang lawan. Ketergantungan impor gandum kita dari AS, dengan demikian bisa menjadi masalah baik terkait kenaikan harga maupun tarifnya. Maka kalau kita tidak siap dengan kemungkinan dimainkannya gandum dalam perang dagang, kita bisa kelimpungan akibat kekurangan salah satu bahan pangan pokok rakyat tersebut. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan impor gandum sepanjang 2017 mencapai 11,4 juta ton. Volumenya meningkat 9% dibanding dengan realisasi 2016 sebesar 10,53 juta ton. (Katadata, 23/2/2018) Trump melakukan perang dagang dengan semua negara yang neraca perdagangan AS defisit, ditopang ekonomi negerinya yang membaik berkat konsisten melanjutkan kebijakan mantan Gubernur The Fed Janet Yellen menaikkan suku bunga acuan bertahap, sehingga modal AS berduyun-duyun pulang kampung membangun negeri. Itu diperkuat lagi dengan hasil eksplorasi minyak bumi sepanjang dekade sebelumnya yang menemukan banyak sumur minyak serpih (shell) sehingga kini AS menjadi produsen minyak bumi terbesar dunia dengan 10,6 juta barel per hari (bph), dibanding dengan Arab Saudi sekitar 9,5 juta bph. Kalau sebelumnya AS merupakan negara utama pengimpor energi, kini berbalik menjadi eksportir energi, termasuk mengekspor ke Tiongkok. Sebaliknya Indonesia, dari eksportir minyak bumi anggota OPEC kini jadi importir. Dengan kekuatan modal, industri dan energi yang sedemikian besar, jelas AS berani menantang perang dagang dengan semua negara di dunia. Namun, kalau tujuannya hanya untuk mem-balancing neraca perdagangan, dengan memberlakukan tarif tinggi bea masuk untuk semua produk negara lain yang masuk ke negerinya, dalam jangka panjang bisa menjadi bumerang. Seberapa lama industri dan rakyat negerinya mampu membayar kemahalan harga untuk segala kebutuhan akibat kenaikan bea masuk tersebut? Logika perang, pengorbanan rakyat selalu ada batasnya. Dan itu mungkin, sebatas Presiden Trump bisa menepuk dada mencapai klimaks kepuasan unjuk keperkasaannya. Artinya, masa mengurangi makan roti dan mi itu tidak pula terlalu lama. Cukup sebagai keprihatinan selama perang dagang. Selanjutnya.....

'Double Cost', Pajak dan Lapangan!

PARA pengusaha di Tanah Air mengeluhkan double cost yang mereka pikul saat ini, yakni pajak yang tinggi dan cost di lapangan untuk doing business naik gila-gilaan. Demikian hasil riset Majalah Eksekutif terhadap 200 chief executive officer (CEO) Indonesia kelas menengah hingga papan atas. Para pengusaha membuat pernyataan bersama merasa terbebani dengan target pajak yang ditetapkan pemerintah. "Untuk pajak, jangan terlalu tinggi. Karena petugas pajak jadi tidak objektif, kejar setoran, dan akhirnya wajib pajak terzalimi dengan jumlah setoran pajak tinggi sekali," ujar seorang pengusaha, dikutip Antara. (5/7/2018) "Di lapangan," timpal CEO lainnya, "duit terus digerogoti sama petugas di lapangan. Enggak ada duit, enggak jalan! Dicari-cari masalah dan alasan terus...." Terlepas soal kurs dolar yang kini melambung, pemerintah semestinya tak selalu hanya menyalahkan kondisi global. Harusnya dengan cepat pemerintah melakukan introspeksi. Yang bermasalah bukan hanya kondisi global, melainkan juga kondisi tubuh dan perekonomian Indonesia yang tidak sehat. Pasalnya, pemerintah kurang kontrol petugas lapangan, membuat biaya tinggi untuk kita yang berusaha, double cost. "Betul juga kalau semua dipicu faktor luar. Namun, kalau daya tahan tubuh kita lemah, kita sakit. Jadi, jangan menyalahkan situasi faktor luar terus, faktor luar bisa kita tepis kalau daya tahan tubuh kita bagus," ujar seorang CEO. Intinya, kalau mau tegas di atas, di lapangan dimonitor sepuluh ribu persen. Jangan malah di bawah membuat sulit orang biasa kayak kami, tutur CEO itu. "Fungsi kontrol yang sekarang ini kurang. Jangan sampai double cost, pajak tinggi dan cost doing business gila-gilaan, karena orang lapangannya pada nakal," tambahnya. Hasil riset Majalah Eksekutif itu nyambung dengan pencarian pemerintah dan BI pada sumber negatif penyebab sukarnya mendongkrak kurs rupiah, padahal BI telah tiga kali menaikkan suku bunga acuan hingga total kenaikan 100 basis poin (bps), dari 4,25% kini menjadi 5,25%. "Kami bersama BI terus mewaspadai dan melihat kondisi yang terkait dengan dinamika nilai tukar maupun dari sisi keseluruhan perekonomian," ujar Menkeu Sri Mulyani di DPR pekan lalu. Meski demikian, beban pajak dan biaya doing business yang memberatkan pengusaha itu belum jadi wacana pemerintah dan BI. Padahal semua sentimen negatif harus dibereskan agar perekonomian nasional sehat dan kuat menahan tekanan global. Selanjutnya.....

Orang Swedia Tanam Mikrocip di Tubuh!

GAYA hidup digital merebak di Swedia, sebagai wujud welfare state (negara kesejahteraan). Orang ramai-ramai menanam mikrocip ke tubuhnya yang berfungsi sebagai kartu kredit, kartu kunci, kartu jaminan sosial, bahkan karcis kereta api. Lokasi penanaman cip itu disuntikkan di antara jempol dan jari telunjuk. Sudah ribuan orang yang melakukan gaya hidup baru ini, dari kondektur kereta api sampai kasir toko memiliki alat pemindai cip di tubuh manusia itu untuk melayani atau menerima pembayaran. Orang pun tidak perlu lagi takut lupa bawa dompet atau kunci rumah, apartemen maupun laci lemarinya karena semua ada dalam cip di tubuhnya. Di negeri itu pun tumbuh kelompok-kelompok pengembangan fungsi teknologi yang tidak lagi sebatas fungsional cip-cip yang tertanam dalam tubuh mereka. Salah satunya kelompok transhumanis, berfokus pada meningkatkan kemampuan tubuh manusia—dengan tujuan jangka panjang memperbaiki ras manusia. Hanya melalui kemampuan itulah—dengan lompatan melampaui batasan biologis—manusia mampu menandingi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di masa depan. Demikian tulisan Moa Petersen di The Conversation seperti dikutip Kompas.com (27/6/2018). Orang Swedia amat senang menanam mikrocip ke tubuh mereka karena mereka punya kepercayaan kuat terhadap hal-hal terkait digital. Orang Swedia punya kepercayaan mendalam terhadap potensi positif teknologi. Selama 20 tahun terakhir, Pemerintah Swedia telah berinvestasi banyak di infrastruktur teknologi—dan sekarang hasilnya mulai tampak. Ekonomi Swedia sekarang sebagian besar berbasis ekspor digital, layanan digital, dan inovasi teknologi digital. Swedia pun telah menjadi salah satu negara paling berhasil sedunia dalam menciptakan dan mengekspor produk digital. Perusahaan ternama seperti Skype dan Spotify didirikan di Swedia. Keyakinan terhadap teknologi digital dan keyakinan pada potensinya telah berdampak kuat terhadap budaya Swedia. Ini menjadi fondasi gerakan transhumanis. Dengan transhumanis, orang Swedia teryakinkan bahwa mereka harus mencoba meningkatkan dan memperbaiki tubuh biologis mereka. Ketika dunia terkejut melihat banyaknya orang Swedia memasang mikrocip, menjadi kesempatan untuk menggali lebih dalam hubungan erat Swedia dengan hal-hal terkait digital. Bagaimanapun, fenomena terbaru ini hanyalah manifestasi dari kepercayaan mendasar terhadap teknologi, yang membuat Swedia jadi khas. *** Selanjutnya.....

Terstruktur, Sistematis, dan Masif!

ISTILAH terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) pekan ini menjadi buah bibir politisi. Apa arti istilah tersebut? Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Maruarar Siahaan dikutip Tempo.co (21/8/014) mengatakan yang dimaksud dengan terstruktur adalah kecurangan dilakukan penyelenggara pemilu atau pejabat dalam struktur pemerintahan untuk memenangkan salah satu calon. "Sistematis artinya pelanggaran tersebut sudah dilakukan dengan perencanaan dan pengoordinasian secara matang," jelas Maruarar. Sedangkan masif, lanjutnya, berarti pelanggaran dilakukan secara besar-besaran di seluruh tempat pemungutan suara. Masif juga bisa berarti berlanjutan dari terstruktur dan sistematis. Kalau tafsir mantan hakim MK tersebut yang digunakan untuk membaca buah bibir politisi dalam konteks Pilgub Lampung, bisa dibayangkan orang-orang KPU Provinsi beserta jajarannya di KPUD kabupaten/kota se-Lampung dan dengan struktur pelaksana, PPK, PPS, dan para petugas TPS semua secara keseluruhan terlibat money politics untuk memenangkan salah satu pasangan calon. Bukan pula hanya sebatas para penyelenggara itu. Melainkan Maruarar juga menyebut para pejabat pemerintahan secara terstruktur, berarti dari pejabat provinsi, kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan berserta kadus, RW, dan ketua RT seluruh provinsi semuanya terlibat mempraktikkan money politics. Semua itu dilakukan bukan secara sporadis, oleh kelompok-kelompok kecil yang terpisah di sana-sini. Tetapi dilakukan secara sistematis, sudah direncanakan sejak jauh hari (by design) dan secara saksama keseluruhan pelakunya terkoordinasi atau terorganisasi cukup rapi. Selanjutnya, praktik money politics itu berlangsung secara masif, terjadi di semua TPS, atau setidaknya mayoritas TPS. Demikianlah gambaran praktik money politics yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) menurut gambaran dari mantan hakim MK. Tafsir TSM hakim MK itu, selaras dengan tafsir konstitusional TSM yang dikeluarkan Pusat Penelitian san Pengkajian Kepaniteraan dan Sekretariat Jenderal MK RI (2011). Dalam ringkasan (abstrak) tafsir konstitusional tersebut disebutkan, "Pelanggaran pemilukada yang bersifat TSM merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh aparat struktural, baik aparat pemerintah maupun aparat penyelenggara pemilukada secara kolektif bukan aksi individual, direncanakan secara matang (by design) dan dampak pelanggaran ini sangat luas bukan sporadis. Apakah Pilgub Lampung 2018 sedemikian buruknya? Selanjutnya.....

Protes Pilkada ala Film Hong Kong!

SALAH satu kekhasan film Hong Kong, memadukan cerita kehidupan alam baka (negeri arwah) dengan kehidupan dunia nyata. Repertoar film Hong Kong itu muncul dalam Pilgub Lampung 2018. Salah satu saksi kasus politik uang yang dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung, H. Samijo, oleh keluarganya disebutkan telah meninggal dunia dua tahun lalu. Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Choiriyah kepada wartawan menyatakan nama-nama yang dipanggil sebagai saksi kejadian kasus politik uang itu didapat dari laporan warga. Bawaslu tidak bisa memastikan di antara nama-nama yang dipanggil untuk klarifikasi itu mana yang sudah meninggal. Kasus yang ditindaklanjuti itu berdasar pada laporan, bukan temuan Bawaslu. (Media Merdeka, 2/7/2018. Tercantumnya nama warga Totoprojo, Way Bungur, Lampung Timur, yang sudah lama meninggal sebagai saksi kejadian politik uang itu bisa terjadi, banyak kemungkinannya. Salah satunya, aktivis yang ditugasi bosnya memobilisasi laporan politik uang ke Bawaslu, malaksanakan perintah tersebut dengan mengisap jempol. Sang aktivis yang sudah lama tinggal di kota men-setting peristiwa itu terjadi di kampung halamannya. Ia sebutlah nama-nama orang yang ia ketahui di kampung itu sebagai para aktor dalam ceritanya, tanpa ia sadari salah seorang di antaranya telah meninggal dunia. Mobilisasi laporan, mobilisasi massa demo, dan mobilisasi lainnya untuk memprotes pemenang pilkada dengan tudingan kasus politik uang, merupakan hal yang "historis" di negeri kita. "Historis" (dalam tanda petik) karena sudah sejak pilkada langsung pertama lazim setiap ada yang menang diprotes dengan mobilisasi massa menuding sang pemenang melakukan politik uang. Jadi mobilisasi dengan tudingan demikian itu sebuah "lagu lama" yang setiap kali diputar ulang. Untuk semua itu, Bawaslu tentunya cukup matang menilai mana laporan hasil mobilisasi, mana pula hasil rekayasa kasus dengan segala kecerdikan pelakunya. Semakin ditekan oleh berbagai mobilisasi, dari laporan, massa sampai penggunaan aneka power lainnya, Bawaslu justru makin teliti bekerja. Itu berarti, juga bisa curiga, ada apa di balik tekanan yang dilakukan relatif berlebihan itu. Berlebihan, sampai repertoar film Hong Kong, dunia arwah, diikutkan dalam lakon politiknya. Tapi, Bawaslu itu sebuah lembaga mandiri (independen), domainnya steril dijamin konstitusi, tidak bisa diintervensi tekanan segala power dari luar, eksekutif, legislatif maupun aneka mobilisasi. Selanjutnya.....

KPU Larang Caleg Bekas Koruptor!

MESKI tidak diundangkan Kementerian Hukum dan HAM, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyatakan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 telah berlaku sejak diumumkan di Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Sabtu (30/6/2018). PKPU itu melarang didaftarkan sebagai caleg Pemilu 2019 bekas terpidana bandar narkoba, kejahatan seksual terhadap anak, dan korupsi. Larangan itu tertera pada Pasal 7 Ayat (1) PKPU tersebut, yang jadi dasar pendaftaran calon anggota legislatif DPRD, DPR, dan DPD yang tahapannya berlangsung 4—17 Juli 2018. Menurut Humas Kementerian Hukum dan HAM, Ajub Suratman, kementeriannya tidak mengundangkan PKPU larangan caleg bagi bekas koruptor itu karena materinya bertentangan dengan UU dan aturan yang ada di atasnya. Sebaliknya Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas Andalas Feri Amsari menyatakan meski belum diundangkan Kemenkumham, PKPU larangan bekas koruptor nyaleg seharusnya sudah bisa diberlakukan. "Tak ada secara eksplisit bahwa PKPU adalah peraturan yang harus dicantumkan dalam lembar negara atau berita negara," ujar Feri. Feri menegaskan KPU adalah lembaga independen. KPU tidak boleh dipengaruhi lembaga mana pun, bahkan termasuk eksekutif. "Maka, semestinya PKPU larangan mantan narapidana korupsi mendaftarkan diri sebagai calon legislator sah berlaku dengan sendirinya. Kemenkumham hanya menjadi lembaga yang ditugaskan untuk mengundangkan, wajib mengundangkannya demi kepentingan publik agar masyarakat mengetahui aturan yang dibuat KPU," ujar Feri. Merujuk UU Nomor 30 Tahun 2014 apabila Kemenkumham tidak mau mengundangkan sebuah peraturan, peraturan tersebut sah berlaku 10 hari setelah diteken lembaga yang membuat aturan. (Kompas.com, 22/6/2018) Sementara itu, Presiden Jokowi menghormati KPU yang memberlakukan aturan mantan koruptor tidak boleh ikut Pemilihan Anggota Legislatif 2019. Staf khusus Presiden Adita Irawati mengungkapkan, "Presiden menghormati langkah KPU sebagai lembaga yang mandiri (independen)." Apabila ada yang keberatan dengan peraturan tersebut, Presiden Jokowi mempersilakan untuk menggunakan mekanisme yang ada, yakni mengajukan uji materi di Mahkamah Agung (MA). (Kompas.com, 2/7/2018) Ketua KPU Arief Budiman mengklaim PKPU Nomor 20 Tahun 2018 sah berlaku. PKPU tersebut sudah menjadi rujukan bagi parpol peserta pemilu untuk mendaftarkan calegnya pada 4—17Juli ini, maka itu diumumkan tanggal 1—3 Juli. Selanjutnya.....

Perang Dagang Diperluas Kanada!

REAKSI Kanada atas pemberlakuan tarif 25% impor baja AS, memperluas perang dagang, menyusul Uni Eropa yang pekan lalu efektif memberlakukan tarif impor 25% untuk produk AS. Kanada melawan tarif impor baja ke AS itu Minggu (1/7/2018) dengan menaikkan tarif produk ekspor AS senilai 12,5 miliar dolar AS. Kanada memberlakukan pajak 10% untuk 80 jenis produk AS seperti coffee, sirup maple, biji kopi, dan selai stroberi. Sedang Uni Eropa memberlakukan tarif 25% untuk produk AS termasuk sepeda motor, jus jeruk, bourbon, selai kacang, rokok, dan denim. Dikutip dari CNNMoney, tindakan Kanada itu dinilai proporsional setelah berlakunya tarif baru ekspor baja dan aluminium Kanada ke AS per 1 Juni 2018. Tarif baru ini dianggap cukup memberatkan Kanada. Langkah Kanada memperkuat tindakan Tiongkok dan Meksiko yang lebih dahulu melakukan perlawanan dengan manaikkan tarif impor produk AS. Kanada merupakan eksportir baja terbesar ke AS senilai 5,5 miliar dolar AS, diikuti Korea Selatan senilai 3,11 miliar dolar AS, Meksiko 2,97 miliar dolar AS, Brasil 2,57 miliar dolar AS, dan Tiongkok senilai 1,96 miliar dolar AS. (Kompas.com, 2/7/2018) Perdana Menteri Kanada Justin Trudeu mengatakan tindakan yang dilakukan oleh Kanada adalah hal yang wajar untuk dilakukan. "Saya telah mengatakan dengan jelas kepada Presiden Trump, kami tidak senang untuk melakukan hal ini (membalas penerapan tarif bea impor), tetapi kami benar-benar harus melakukannya," ujarnya. Selain melakukan tindakan tarif impor balasan, sejumlah negara mengajukan tuntutan hukum ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO). Sedangkan Kanada dan Meksiko secara bersama meminta kepada AS untuk negosiasi kembali aturan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA). "Mendung yang menggelayuti kondisi perekomomian global yang sudah ditandai sejak enam bulan lalu kian gelap," tukas Managing Director IMF Christine Lagarde menaggapi sengkarut yang menyulut makin maraknya perang dagang. Tanggapan Lagarde dilontarkan setelah Trump meninggalkan lebih cepat KTT G-7 medio Juni 2018, sembari ngomel lewat akun twitter-nya, AS menarik dukungannya dalam pernyataan bersama, menuduh tuan rumah Perdana Menteri Kanada sebagai sosok yang lemah dan tidak jujur. Berbagai lobi negara anggota G7 ke Trump agar AS membalikkan kebijakan tarif, gagal. Trump malah menantang pemimpin negara anggota G7 menghapus tarif dan subsidi dengan ancaman AS berhenti berdagang dengan negara-negara terkait. Selanjutnya.....

Preventif, Bunga Acuan BI 5,25%!

ERA suku bunga rendah tinggal kenangan. Setelah Mei 2018 Bank Indonesia (BI) dua kali menaikkan suku bunga acuan 25 bps dari 4,25% menjadi 4,75%, Rapat Dewan Gubernur BI 28—29 Juni 2018 kembali menaikkan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate 50 bps menjadi 5,25%. Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan dasar pertimbangan keputusan ini adalah sebagai langkah preventif BI untuk memperkuat stabilitas ekonomi, utamanya stabilitas nilai tukar terhadap perkiraan kenaikan suku bunga Amerika (Fed Fund Rate) hingga empat kali tahun ini dan meningkatnya risiko di pasar keuangan global. BI meyakini kebijakan yang ditempuh dapat memperkuat stabilitas ekonomi khususnya rupiah. Dewan Gubernur BI menyatakan langkah menaikkan suku bunga acuan dilatarbelakangi ketidakpastian pasar keuangan dunia dan penurunan likuiditas global, serta untuk menjaga cadangan devisa yang sudah tergerus untuk stabilisasi nilai tukar rupiah sejak awal 2018. (Kompas.com, 29/6) Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS Jumat siang pukul 11.40 berada pada level Rp14.360. Penguatan dolar AS buah perang dagang AS-Tiongkok membawa efek pelemahan rupiah belakangan ini. Dampaknya tidak hanya dirasakan rupiah, tapi juga oleh hampir semua mata uang negara maju maupun berkembang. Seiring eskalasi perang dagang AS-Tiongkok, yuan Tiongkok terus melemah terhadap dolar AS. Pelemahan itu memicu negara-negara Asia lain yang memiliki hubungan dagang dengan Tiongkok mengalami tekanan mata uang cukup tajam, termasuk Indonesia. Menurut data Nasdaq, sejak akhir 2017 hingga perdagangan terakhir Kamis 28/6/2018, yuan telah melemah 1,67% atas dolar AS. Dalam periode sama rupiah melemah 5,01%, dari Rp13.565 menjadi 14.280; rupee India melemah 7,32%; peso Filipina melemah 6,64%; won Korea Selatan melemah 4,52%; dolar Singapura melemah 2,28%; dolar Taiwan melemah 2,25%. Pelemahan rupiah terhadap dolar AS kali ini adalah yang terparah sejak Oktober 2015. Menurut data ANZ yang dirilis Kamis (28/6), keterpurukan rupiah terjadi akibat banyaknya dana yang masuk ke Indonesia selama 2017 hingga awal 2018, kemudian ramai-ramai keluar. Cadangan devisa yang akhir Januari 2018 masih 131,98 miliar dolar AS, akhir Mei lalu merosot menjadi 122,9 miliar dolar. Sebagian penurunan cadangan devisa digunakan untuk stabilisasi kurs rupiah. Langkah yang dirumuskan dengan cermat telah diambil, tapi perkembangan perang dagang AS-Tiongkok harus terus diikuti dan disimak saksama. Selanjutnya.....

'Kejar Tayang', Utang Naik 13,55%!

KARENA “kejar tayang” menyelesaikan aneka proyek unggulan Jokowi-JK 2019, utamanya infrastruktur, utang pemerintah pusat per Mei 2018 tumbuh atau naik 13,55% (yoy) menjadi sebesar Rp4.169,09 triliun. Demikian tercatat dalam laporan realisasi APBN 2018 Kementerian Keuangan per Mei 2018 seperti dipetik Kompas.com (28/6/2018). Komponen utang secara umum terdiri dari pinjaman sebesar Rp767,82 triliun dan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp3.401,27 triliun. Pinjaman terdiri dari pinjaman luar negeri sebesar Rp762,41 triliun dan pinjaman dalam negeri sebesar Rp5,40 triliun. Sedangkan SBN terdiri dari denominasi rupiah Rp2.408,40 triliun dan denominasi valas Rp992,87 triliun. "Hingga akhir 2018, produk domestik bruto (PDB) diperkirakan Rp14.092,72 triliun. Dengan jumlah PDB tersebut, rasio utang pemerintah per akhir Mei tetap terjaga di bawah 30% atau 29,58%, di mana persentase itu masih jauh di bawah batas 60% terhadap PDB sebagaimana ketentuan UU Keuangan Negara," tulis keterangan laporan tersebut. Komposisi utang, pinjaman pemerintah dari kreditur komersial turun 4,65%, dari akhir Mei 2017 Rp43,40 triliun pada akhir Mei 2018 jadi Rp41,38 triliun. Untuk pinjaman luar negeri dan dalam negeri hingga akhir Mei 208 tumbuh 5,38% yoy, sedangkan SBN tumbuh 15,54% yoy. Pada laporan tersebut tampak dominasi utang pemerintah dalam denominasi rupiah, sedang dalam denominasi valas hanya senilai Rp992,87 triliun. Itu berarti terjadinya gejolak kurs rupiah terhadap dolar AS belakangan ini pukulannya tidak terlalu telak terkait dengan kewajiban pembayaran bunga dan cicilan utang pemerintah. Di lain sisi, dipacunya proyek-proyek infrastruktur yang strategis, manfaatnya secara sosial maupun ekonomis bisa dinikmati langsung masyarakat. Contohnya kelancaran mudik Lebaran 2018 yang baru usai, baiknya infrastruktur menurunkan tingkat kecelakaan lalu lintas hingga 30% dengan korban jiwa tewas turun 34%. Lebih baik setelah kejar tayang itu menyelesaikan tol Merak—Banyuwangi dan fasilitasnya 2019. Secara ekonomi lebih besar manfaatnya dinikmati masyarakat, yakni tak bergejolaknya harga kebutuhan hidup saat Lebaran, berkat pasokan bisa dijaga seimbang dengan permintaan berkat lancarnya jalur distribusi. Khusus untuk Lampung, kejar tayang 2019 itu akan menyelesaikan JTTS Bakauheni—Bandar Lampung—Terbanggibesar sepanjang 140,9 km, dan Terbanggibesar—Mesuji 112 km. Atau JTTS Bakauheni—Palembang 373,4 km. *** Selanjutnya.....

Pemerintah Jerman pun Uji Coba Taksi Terbang!

TAKSI terbang dalam proses jadi kenyataan. Pemerintah Jerman berambisi mewujudkan teknologi mutakhir itu. Menteri Transportasi Jerman Andreas Scheuer dan Wali Kota Ingolstadt Christian Losel, bersama perusahaan Audi dan Airbus menandatangani deklarasi pengembangan dan uji cobanya di Ingolstadt, Rabu (21/6). Untuk proyek yang bakal mengubah situasi kota-kota utama dunia yang lalu lintasnya sekarang macet, pelaksanaan teknisnya ditangani perusahaan pabrik mobil kelas atas Audi dan pabrik pesawat terbang Airbus. (Kompas.com, 23/6) Dengan pelaksana teknis dan uji coba dua perusahaan raksasa yang tepat di bidangnya tersebut, proyek taksi terbang Jerman ini jauh lebih memberi harapan dalam keselamatan penggunaannya. Itu, dibanding proyek taksi terbang berbasis drone berperanti artificial intelligence (AI/kecerdasan buatan) yang tengah diuji coba Huawei Global Industry dan dipamerkan di Shenzhen, Tiongkok, 17—19 April 2018. Namun, Huawei bukan satu-satunya pengembang proyek taksi terbang di luar Jerman. Kota Dubai menargetkan pada Juli 2018 yang kita masuki ini, taksi terbang mulai beroperasi. Selandia Baru juga sedang menguji coba proyek serupa. Kemudian Uber, perusahaan aplikasi transportasi, sedang mengembangkan armada taksi terbang. Kota Ingolstadt, tempat uji coba itu, dikenal sebagai pusat teknologi di negara bagian Bayern. "Moda transportasi ini membuka kemungkinan yang sama sekali baru, termasuk transportasi medis di kota-kota dan daerah perkotaan," ujar Scheuer. Untuk proyek ini, Audi dan Airbus telah mempresentasikan konsep mobil terbang mereka yang dijuluki Pop Up Next di pameran mobil Jenewa Maret lalu. Proyek itu mendapat dukungan dari banyak pihak. Universitas Ingolstadt, pusat-pusat penelitian, dan rumah sakit di kota itu semua berjanji untuk ambil bagian. Berdasar analisis Huawei (Kompas.com, 18/4), aplikasi AI di sektor transportasi akan bisa menekan kemacetan di jalan hingga 86%. Ongkos transportasi juga bisa direduksi hingga 56%. Demikian Chief Strategy Marketing Officer Huawei, William Xu. Taksi terbang bisa masif karena tidak perlu landas pacu (runway), tetapi naik dan turun secara vertikal dengan ruang operasi udara (langit digital) di bawah ketinggian 1.000 meter dari permukaan laut. Juga bukan hanya mengangkut manusia, tetapi logistik ringan. Jalanan yang semula macet bakal sepi dan kosong, bisa dimanfaatkan jadi ruang komunitas hijau. *** Selanjutnya.....