Kata Kunci

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani

Raih Kembali Kejayaan Bangsa!


"LEBIH dari 150 ribu kader dan simpatisan Partai NasDem, Minggu (23/2), Apel Siaga Perubahan untuk meraih kembali kejayaan yang telah dicapai Bapak Pendiri Bangsa—founding fathers!" ujar umar. "Pada acara di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, itu Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengutarakan aneka kejayaan yang telah dicapai Bapak Pendiri Bangsa, terutama sebagai bangsa yang memimpin dunia baru, dibanding kini Indonesia cuma jadi bangsa pengekor!" 

"Surya Paloh menuturkan kejayaan itu, Indonesia memimpin Gerakan Non-Blok (sejak 1955) sebagai alternatif dua blok besar dunia—Blok Kapitalis (Barat) dan Blok Komunis (Timur)," timpal Amir. "Lalu membangun sarana olahraga Senayan (1960) dan menjadi tuan rumah Asian Games IV (1962) yang menempatkan prestasi olahraga Indonesia di papan atas Asia!

Dan sejumlah kejayaan lain yang membuat rasa bangga sebagai bangsa Indonesia, jadi landasan bagi nation and character building! Pendidikan karakter kini diakui oleh para ahli amat lemah!" "Surya Paloh menyatakan untuk meraih kembali kejayaan yang dibangun founding fathers itu dilakukan Partai NasDem lewat gerakan perubahan Restorasi Indonesia!" tukas Umar. 

"Menurut Surya, Indonesia memiliki sedikitnya tiga modal utama yang bila dikelola dengan benar akan mengantar Indonesia menjadi bangsa yang besar dan berpengaruh di percaturan dunia! Ketiga modal itu, potensi maritim, sumber daya pertanian, dan posisi strategis dalam perlintasan perniagaan dunia! Itulah keunikan yang merupakan anugerah dari Allah!" 

"Tapi sayang modal itu tak dikelola secara benar!" timpal Amir. "Di bidang maritim bahkan bisa disebut dibengkalaikan! Contohnya, sebagai negara maritim sampai hari ini Indonesia masih impor garam lebih dua pertiga dari kebutuhan konsumsi rakyatnya! 

Dalam perikanan, kapal-kapal berperalatan penangkapan modern mencuri ikan di perairan kita, seperti yang sering tertangkap, sedang pemenuhan kebutuhan ikan kita sebagian dilakukan lewat impor!" "Tampak, sebenarnya besar sekali peluang untuk meraih kembali kejayaan bangsa!" tegas Umar. 

"Tapi akibat salah kelola, hutan-hutan sudah tandus, minyak dari perut bumi habisnya telah hitung mundur, realitasnya jumlah warga miskin justru bertambah! Jadi Surya Paloh benar, jika modal-modal yang ada dikelola dengan benar lewat restorasi, meraih kembali kejayaan yang dibangun Bapak Pendiri Bangsa bisa diwujudkan—bertolak dari membangun watak bangsa besar!"

0 komentar: