Kata Kunci

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani

Cucu Mau Menjadi Miliarder!

KAKEK tercengang mendengar usul cucu agar kebun kakek bertanaman durian, rambutan, mangga dan lain-lain diganti tanaman jabon! "Karena harga buah tahunan itu setiap musim panen jatuh, hingga hasil penjualannya selalu mengecewakan!" alasan cucu. 

"Sedang jabon, sekali panen lima tahun per hektare bisa dapat satu miliar rupiah! Dari dua hektare kebun kakek itu kita akan menjadi miliarder!"

"Lantas, kita makan apa selama lima tahun menanti panen jabon?" tanya kakek. "Karena, meski hasil panennya tak selalu memuaskan, dari panen buah itulah biaya hidup keluarga kita selama ini! Kalau pohonnya ditumbang, bisa terguling periuk keluarga kita!" "Kalau menanam jabon biaya hidup keluarga kita bisa didapat dari kredit bank!" kilah cucu. 

"Dari perhitungan lazimnya, sisa hasil panen masih jauh lebih besar dari pelunasan kredit biaya hidup! Itu jelas lebih baik dari hasil panen selama ini yang cuma pas-pasan, bahkan sering harus ikat pinggang, dalam memenuhi kebutuhan hidup keluarga!" 

"Tapi bagaimana kalau sekarang orang ramai-ramai menanam jabon, nantinya sewaktu panen harga jabon jatuh seperti dialami orang yang ramai-ramai menanam kelapa sawit waktu harganya baik?" timpal kakek. "Untuk itu sebaiknya tak buru-buru membabat pohon buah-buahan yang ada!" 

"Jabon beda, kek!" sela cucu. "Moratorium penebangan hutan berlaku di seluruh dunia, jadi kebutuhan kayu sebagai pengganti atau substitusinya akan terus meningkat, terutama untuk bahan pembuatan kertas seperti jabon!" "Tapi, dari semula punya kebun buah-buahan yang mencukupi kebutuhan keluarga, lalu tiba-tiba bergantung hidup dari kredit bank, apalagi untuk mendapatkan kredit itu pasti sertifikat tanahnya diagunkan ke bank, rasanya aneh sekali!" tukas kakek. "Kalau gagal panen atau harga jatuh utangnya tak tertutupi hasilnya, tanahnya disita bank!" 

"Itu risiko usaha!" timpal cucu. "Ciri bisnis modern itu orang berani mengambil risiko!" "Tapi ini risiko yang tak bisa ditoleransi!" entak kakek. "Meski begitu, keinginanmu menanam jabon tetap bisa ditampung sebagai salah satu tanaman dalam kebun kakek yang berpola repong! Tak sebanyak yang kau inginkan, tapi seperempatnya bisa! Bagaimana?" "Seperempatnya tak bisa jadi miliarder!" keluh cucu. "Tapi jadi jutawan, oke juga!" ***

0 komentar: