Kata Kunci

Blogumulus by Roy Tanck and Amanda Fazani

Indonesia, Negeri Bekicot!


SEORANG manajer restoran Prancis tiba di Bandara Radin Inten II. Tujuannya melihat negeri asal escargot—bekicot—makanan favorit di daftar menunya! Lampung, asal bekicot yang diekspor ke Prancis itu! "Di mana peternakannya?" tanya si turis. 

"Bekicot tak diternakkan intensif!" jawab pemandu. 

"Kalaupun ada warga yang memelihara bekicot, hanya di lahan sempit belakang rumahnya yang rindang dengan pohon pisang! Jumlah pelaku bisnis demikian sangat sedikit!"

"Lantas bagaimana menjamin ekspor yang teratur memenuhi kebutuhan satu benua penggemarnya?" kejar turis. "Pekerjaan cari bekicot di semak belukar desa justru menjadi sumber penghidupan banyak warga miskin!" jawab pemandu. 

"Dari sini kita ke pabrik pemroses ekspor bekicot, penampung hasil tangkapan bekicot rakyat! Tak jauh dari bandara!" "Kalau andalan ekspornya cuma dari hasil tangkapan, bukan peternakan intensif, escargot bisa punah akibat kemajuan zaman merusak habitatnya!" kata turis. 

"Tuan tak perlu khawatir habitat bekicot rusak akibat kemajuan zaman!" tegas pemandu. "Sifat bekicot yang geraknya amat lambat itu diikuti masyarakatnya, terutama warga miskin, sehingga juga lambat sekali menggapai kemajuan! Sudah 68 tahun merdeka pun, mereka tetap hidup di bawah garis kemiskinan!" "Tapi kalau pemerintahnya gerak cepat membangun, kan mereka ikut terkatrol pesatnya kemajuan!" ujar turis. 

"Itu yang lebih menjamin kemajuan selalu berjalan seperti bekicot!" tegas pemandu. "Contoh terakhir, untuk mengatasi defisit neraca berjalan (curent account) yang telah delapan triwulan hingga 4,4% dari PDB, melewati batas toleransi, Agustus lalu pemerintah membuat empat kebijakan ekonomi mengatasinya! Salah satunya memakai biodiesel sawit menggantikan solar impor! 

Namun, Menko Perekonomian Hatta Rajasa usai rapat kabinet di Istana Cipanas awal pekan ini berkata, peraturan pemerintah (PP) buat kebijakan ekonomi itu belum selesai! Jadi, proses aturannya juga seperti bekicot!" 

"Tapi kalau sudah keluar peraturannya kan bisa dikebut!" potong turis. "Tidak juga!" tegas pemandu. "Contohnya proyek Jembatan Selat Sunda—JSS! Perpres alias peraturan presidennya sudah lama nian keluar, dengan jadwal 2014 pancang pertama! 

Tapi 2014 tinggal hitungan hari lagi, tujuh kementerian yang ditugasi Presiden belum melakukan apa-apa! Jadi tuan, jangan khawatir soal kecukupan bekicot di negeri ini karena gerak bekicot juga telah menjadi sistem dalam pemerintahan negara!"

1 komentar:

21 Maret 2014 pukul 19.12 Anonim mengatakan...

hualah, kirain cerita bekicot beneran, ternyata nyorotin kinerja yang seperti bekicot ya?
hehehe, iya, tapi mungkin jika besok presidennya sudah ganti, maka kinerja yang baru kita harapkan lebih bagus dan cepat dalam mengambil tindakan yang tepat